Menghitung ROI Genset Surplus untuk Petani dan Peternak

Menghitung ROI Genset Surplus untuk Petani dan Peternak

Menghitung ROI (Return on Investment) genset surplus menjadi langkah penting bagi petani dan peternak yang ingin memastikan bahwa investasi mereka pada alat pembangkit listrik ini benar-benar menguntungkan. Dalam dunia pertanian dan peternakan modern, listrik merupakan kebutuhan vital, mulai dari pompa air, mesin pengering hasil panen, pendingin susu, hingga lampu kandang otomatis. Namun, di banyak daerah, ketersediaan listrik dari PLN masih belum stabil. Oleh karena itu, banyak pelaku usaha tani dan ternak yang memilih menggunakan genset, dan salah satu alternatif yang cukup ekonomis adalah genset surplus atau bekas pakai dari luar negeri yang masih layak digunakan.


Genset surplus menawarkan harga lebih murah dibanding genset baru, namun tetap memiliki kapasitas dan performa yang cukup memadai jika dipilih dengan tepat. ROI dari genset surplus dihitung dengan cara membandingkan total penghematan atau keuntungan yang dihasilkan oleh penggunaan genset tersebut terhadap biaya investasi awal dan operasional. Misalnya, jika seorang petani mengandalkan pompa air berbasis listrik untuk mengairi sawah dan selama ini harus menyewa mesin atau menggunakan solar manual yang mahal, maka genset bisa mengurangi biaya operasional bulanan secara signifikan. Penghematan inilah yang menjadi dasar utama perhitungan ROI.


Sebagai contoh konkret, anggap saja seorang petani membeli genset surplus seharga Rp10 juta, dengan biaya operasional bulanan (BBM dan perawatan) Rp500 ribu. Sebelumnya, dia harus mengeluarkan Rp1,5 juta per bulan untuk menyewa mesin pompa. Artinya, ada penghematan sebesar Rp1 juta per bulan. Dengan perhitungan tersebut, break-even point tercapai dalam waktu 10 bulan. Setelah itu, semua penghematan menjadi laba bersih. ROI dalam setahun bisa mencapai 100% atau bahkan lebih tergantung durasi dan intensitas pemakaian.


Untuk peternak, manfaatnya juga sangat terasa. Misalnya, dalam bisnis peternakan ayam petelur, kestabilan suhu dan pencahayaan sangat penting untuk produksi telur. Genset surplus memungkinkan peternak menjaga operasional kandang tetap berjalan meskipun terjadi pemadaman listrik. Hilangnya satu hari produksi bisa berarti kerugian besar, apalagi jika telur tidak bisa dikumpulkan atau ayam mengalami stres karena gangguan lingkungan. Maka dari itu, memiliki genset bisa mencegah kerugian dan secara tidak langsung meningkatkan pendapatan stabil.


Meski harga murah menjadi daya tarik utama genset surplus, penting bagi petani dan peternak untuk memperhatikan kualitas barang. Pilih genset dari merek terpercaya, periksa jam kerja mesin, dan pastikan ada layanan servis atau suku cadang yang tersedia. Dengan perawatan rutin dan pemakaian sesuai kapasitas, genset surplus bisa bertahan bertahun-tahun.


Secara keseluruhan, ROI genset surplus untuk petani dan peternak sangat masuk akal jika dihitung secara cermat. Investasi ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada listrik PLN, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja harian. Dengan perencanaan yang baik, genset bisa menjadi aset strategis dalam menjaga kelangsungan usaha pertanian dan peternakan di tengah tantangan energi yang tidak selalu bisa diandalkan.