Komponen Penting Pada Genset Cummins

genset-cummins

 

Komponen genset cummins merupakan hal yang harus diperhatikan, sehingga jangan salah memilih. Anda harus bisa mengetahui komponen apa yang ada dalam mesin genset sebelum membelinya. 

Hal tersebut berguna apabila suatu saat peralatan yang sudah dibeli mengalami kerusakan, kita bisa tahu komponen mana yang rusak dan terhindar dari berbagai jenis oknum teknisi tidak bertanggung jawab. 

Sehingga anda harus keluarkan biaya lebih untuk memperbaiki mesin atau peralatan tersebut.

Apa sajakah komponen penting pada genset cummins

Kami akan membahas mengenai beberapa komponen yang ada dalam sebuah genset atau generator set. Berikut merupakan komponen utama pada genset cummins yang harus dipahami sebaik mungkin.

  • Mesin genset

Mesin genset menjadi komponen utama dari generator set. Jadi mesin merupakan sumber energy input mekanis untuk genset. Terdapat beberapa bahan bakar yang digunakan agar genset bisa berjalan tanpa gangguan.

Beberapa diantaranya seperti diesel, gas, bensin, dan solar. Bensin biasa digunakan pada genset dengan kapasitas kecil. Sedangkan gas dan diesel biasanya digunakan pada genset dengan kapasitas lebih besar.

Baca juga: Keunggulan Genset Mitsubishi

  • Alternator

Input mekanis pada mesin menghasilkan output listrik, alternator merupakan bagian genset yang menghasilkan output listrik. Rotor dan stator merupakan komponen yang bekerja pada genset cummins. Stator adalah komponen dari stasioner, jadi rotor merupakan komponen bergerak yang akan menghasilkan medan magnet. 

  • Tangki bahan bakar

Besarnya kapasitas tangki bahan bakar tentu berbanding lurus dengan genset cummins yang beroperasi. Biasanya tangki bahan bakar mampu menjaga genset untuk berjalan selama kurang lebih 8 jam. Untuk aplikasi yang komersial biasanya menggunakan tangki berbahan bakar eksternal yang tentunya berguna untuk memperlama waktu operasional dari genset itu sendiri.

  • Voltage regulator

Voltage regulator adalah komponen yang mengatur besar tegangan yang keluar dari genset. Hal tersebut sangat penting, sebab jika listrik yang dihasilkan genset mempunyai tegangan yang tidak stabil, tentu akan merusak alat yang dipakai. Bahkan alat listriknya bisa jadi tidak akan berfungsi.

  • Exhaust cooling

Penggunaan genset cummins tentu akan mengeluarkan panas. Apabila energy panas tidak dilepaskan, maka akan sangat berbahaya bagi genset. Anda harus warning, sebab genset bisa rusak atau meledak karena terlalu panas.

Exhaust atau pendingin merupakan sistem yang berperan sebagai ventilasi untuk melepaskan panas pada genset. Pelepasan panas biasanya dengan pembuangan gas melalui kipas, radiator, dan knalpot.

  • Lubricant

Pelumas tentu diperlukan agar genset cummins bisa beroperasi dalam jangka waktu panjang. Dalam pompa akan tersimpan minyak yang berfungsi untuk melumasi mesin genset. Kadang minyak pada pelumas harus dicek setiap genset dipergunakan selama 8 jam.

  • Baterai

Pada awalnya, genset berfungsi karena adanya daya dan baterai. Apabila baterai dalam kondisi rusak, sudah pasti tidak bisa menghidupkan genset. Charge baterai secara otomatis ketika genset beroperasi.

  • Control panel

Control panel adalah user interface pada genset cummins yang berfungsi untuk mengatur dan mengontrol outlet listrik dan settingan generator.

  • Frame

Mendesain frame atau rangka utama merupakan hal penting. Jadi frame utama memang harus di desain sedemikian rupa agar bisa menjadi tempat paling aman bagi genset. Kerangka utama memang harus di desain dengan memiliki grounding. Ini merupakan hal penting untuk keselamatan para penggunanya.

Diatas beberapa komponen yang ada dalam genset. Jadi komponen tersebut memang perlu di maintenance sebaik mungkin agar genset cummins selalu prima. 

Baca juga: Berbagai Jenis Gangguan Listrik, Avr Genset Solusinya

Facebook
Twitter
Email

Artikel Terkait