Ketahui 7 Penyebab Genset Tidak Stabil dan Cara Mengatasinya

genset-cummins

Belakangan banyak orang yang menanyakan penyebab genset tidak stabil. Seperti yang kita tahu, menggunakan genset dalam mobilitas tinggi tentunya membuat aktivitas pengguna menjadi lebih mudah.


Selain itu, kehadiran genset menghilangkan kekhawatiran pengguna yang bingung bagaimana memenuhi kebutuhan listriknya ketika sumber listrik utama tidak tersedia. Namun jika ternyata genset yang Anda miliki tidak stabil maka Anda akan mengalami masalah baru.

Penyebab Genset Tidak Stabil

Ada banyak alasan mengapa generator Anda menjadi tidak dapat diandalkan. Kemungkinan masalah yang satu ini disebabkan oleh komponen yang rusak atau kesalahan perawatan.
Alasan lainnya adalah membeli generator berkualitas rendah. Tapi jangan membuat terlalu banyak asumsi, sebagai gantinya, pertimbangkan hal berikut ini:
1. Kelistrikan yang Tidak Stabil

Salah satu penyebab genset tidak stabil adalah karena listriknya juga tidak stabil. Hal ini bisa disebabkan oleh pengatur tegangan atau AVR (Automatic Voltage Regulator) yang tidak berfungsi dengan baik.

Hal ini dapat menyebabkan tegangan output genset menjadi tidak stabil, yang mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.

2. Karburator yang Kotor

Sebaliknya, karburator yang kotor atau tersumbat dapat menyebabkan genset menjadi tidak stabil atau bahkan mati secara tiba-tiba. Adanya kotoran dan debu pada sistem karburator diketahui dapat menyebabkan masalah pada performa mesin.

Kotoran dan debu dapat menyumbat aliran bahan bakar ke mesin, menyebabkannya bekerja dengan buruk. Oleh karena itu, pembersihan karburator secara rutin sangatlah penting untuk menjaga performa genset tetap maksimal.

3. Bahan Bakar yang Tidak Tepat

Meski bukan merupakan komponen terpenting dari mesin genset, keberadaan bensin sangat penting agar dapat berfungsi secara efektif. Namun, Anda tidak dapat menggunakan sembarangan bensin.

Persyaratan tertentu harus diikuti agar kinerja genset menjadi maksimal dan stabil. Sebaliknya, penggunaan jenis bahan bakar yang tidak sesuai akan menyebabkan genset tidak stabil.

Alasannya, jenis bahan bakar harus sesuai dengan sistem injeksi di genset. Alhasil, pastikan Anda sudah membaca petunjuk genset untuk menentukan jenis bahan bakar yang akan digunakan.

4. Sistem Pendingin yang Tidak Berfungsi

Semua sistem yang dipasang di generator memiliki tugas khusus yang sangat penting untuk pengoperasian yang benar. Namun, jika ada satu sistem yang rusak, sistem lainnya tidak akan berfungsi dengan baik.

Sama halnya dengan kerusakan pada sistem pendingin yang bisa menyebabkan overheat. Padahal mesin genset tidak dapat beroperasi pada temperatur tinggi karena kinerja menjadi tidak stabil dan mesin dapat mati secara tiba-tiba.

Jika Anda melihat indikator ketidakstabilan dari generator, kemungkinan besar sistem pendingin tidak berfungsi.

5. Busi yang Rusak Atau Kotor

Busi yang rusak atau tidak bersih dapat menyebabkan mesin genset tidak stabil atau bahkan mati secara tiba-tiba. Busi yang kotor atau rusak dapat menurunkan performa mesin dan menyebabkan mesin bekerja dengan kasar. Untuk itu, periksa, bersihkan dan ganti busi secara rutin.

6. Penggunaan Genset pada Lingkungan yang Tidak Sesuai

Ketika menggunakan genset di lingkungan yang tidak tepat, seperti lingkungan yang kotor, berdebu, atau lembab, mesin genset dapat menjadi tidak stabil.

Pasalnya, kotoran dan debu yang masuk ke dalam sistem mesin genset dapat merusak komponen-komponen penting. Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui pengoperasian generator hanya dalam konteks yang sesuai sehingga dapat digunakan secara optimal.

7. Menggunakan Genset Untuk Waktu Yang Lama Tanpa Istirahat

Jika Anda menggunakan generator untuk waktu yang lama tanpa berhenti, mesin dapat menjadi tidak stabil dan tiba-tiba mati. Ini disebabkan oleh panas berlebih jangka panjang yang disebabkan oleh kerja mesin yang berlebihan.


Bagaimana, sudah jelas bukan penyebab genset tidak stabil, sehingga Anda bisa mengatasi permasalah tersebut sesegera mungkin.