
Genset adalah mesin yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik jika terjadi pemadaman listrik, apa saja jenis bahan bakar genset?
Biasanya, mesin ini membutuhkan bahan bakar untuk beroperasi. Oleh karena itu, pada bagian ini akan dijelaskan jenis-jenis bahan bakar yang digunakan pada mesin genset.
Komponen utama generator adalah bahan bakar. Bahan bakar ini digunakan untuk menghidupkan mesin generator. Mesin generator menghasilkan energi mekanik untuk menyalakan alternator, yang menghasilkan energi listrik.
Kualitas bahan bakar memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja generator. Karena itu kita harus memperhatikannya dengan seksama. Jangan menggunakan jenis bahan bakar yang salah, karena bisa membuat genset tidak dapat beroperasi.
Apa Saja Jenis Bahan Bakar Genset?
Jenis mesin genset dapat dibedakan berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakannya. Nah, berikut adalah macam-macam mesin genset berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakannya.
1. Genset Bensin
Genset bensin adalah generator yang digerakkan oleh bensin. Ini adalah jenis generator yang paling umum, dan banyak digunakan untuk menyalakan rumah dan bisnis di malam hari.
Pengoperasian genset ini diawali dengan percikan api yang disuplai oleh busi, yang menyalakan bensin dan menghidupkan mesin genset. Output rata-rata generator bensin ini adalah antara 1000 dan 5000 watt.
Dibandingkan dengan genset berbahan bakar solar, mesin genset berbahan bakar bensin menghasilkan suara lebih lembut karena kompresinya yang rendah. Apakah Anda tertarik menggunakan jenis bahan bakar genset ini?
2. Genset 2 tak
Genset 2 tak merupakan genset yang menggunakan campuran bensin dan oli. Bensin campuran terdiri dari bensin dua langkah dan oli. Genset ini rata-rata memiliki kapasitas kurang dari 1000 watt.
Generator ini memiliki suara yang sedikit lebih keras daripada generator bensin murni, karena mesin dua langkahnya. Generator ini biasa digunakan oleh nelayan untuk penerangan di malam hari.
3. Genset diesel
Genset diesel adalah generator yang menggunakan bahan bakar solar. Dibandingkan dengan genset lainnya, genset diesel ini memiliki kapasitas yang besar, mulai dari 5000 watt hingga 2 MV (2.000.000 watt).
Jangan heran apabila generator jenis ini sering digunakan dalam pengaturan industri dan kantor. Biasanya genset portabel ini digunakan sebagai sumber listrik cadangan untuk konser dan kemah yang membutuhkan energi listrik cukup besar untuk penerangan.
Karena kapasitas keluarannya yang tinggi, generator diesel ini biasanya memiliki antara dua hingga enam belas silinder, tergantung pada merek dan modelnya. Biaya generator ini bervariasi berdasarkan keluaran dayanya. Jenis bahan bakar genset ini sangat direkomendasikan.
Namun genset diesel ini hadir dalam versi portable yang dirancang agar mudah dibawa-bawa. Biasanya, generator diesel digunakan untuk pembangunan jalan dan acara festival.
4. Genset bahan bakar gas
Genset jenis ini menggunakan bahan bakar bensin. LPG (Liquid Petroleum Gas) atau CNG (Compressed Natural Gas) adalah jenis gas paling umum.
Tidak banyak generator bertenaga gas yang tersedia di pasaran karena harganya yang mahal. Namun, generator ini lebih unggul dari genset bertenaga bensin atau solar, karena menghasilkan lebih sedikit residu pembakaran.
Dengan demikian, diperlukan pembahasan mengenai jenis bahan bakar yang digunakan pada mesin genset. Sudah bisa menentukan jenis bahan bakar genset yang sesuai dengan kebutuhanmu?
Apabila anda membutuhkan genset terbaik namun sulit menentukan menggunakan bahan bakar jenis apa, bisa konsultasi dengan distributor terbaik kami seperti BACH. Customer care akan memberikan bantuan dalam memilih genset yang sesuai dengan kebutuhan. Semoga informasi mengenai Jenis bahan bakar genset ini dapat memperluas wawasan kita.