Cara Menghitung Daya 100 Kva Berapa Watt Kapasitas Genset

menghitung daya genset 100 kva

Pemilihan genset yang tepat sangat penting agar dapat memenuhi kebutuhan daya yang dibutuhkan. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih genset adalah daya yang dihasilkan, yang biasanya diukur dalam satuan kVA (kilovoltampere). Namun, untuk mengetahui daya dalam satuan watt, dibutuhkan perhitungan khusus. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara menghitung daya 100 kVA menjadi watt dan menentukan kapasitas genset yang diperlukan.

Pengertian kVA dan Watt

KVA (kilovoltampere) adalah satuan ukuran daya listrik yang digunakan untuk mengukur daya aktif dan reaktif. Sedangkan, watt (W) adalah satuan ukuran daya yang digunakan untuk mengukur daya aktif saja. Karena itu, untuk mengkonversi daya dari kVA ke watt, perlu dilakukan perhitungan dengan mengalikan nilai kVA dengan 1000, karena satu kVA sama dengan 1000 VA, dan satu watt sama dengan satu VA.

Cara Menghitung Daya 100 kVA menjadi Watt

Untuk menghitung daya 100 kVA menjadi watt, langkah-langkahnya sebagai berikut: Kalikan nilai 100 kVA dengan 1000. 100 kVA x 1000 = 100,000 watt Jadi, daya 100 kVA setara dengan 100.000 watt.

Menentukan Kapasitas Genset yang Diperlukan

Untuk menentukan kapasitas genset yang diperlukan oleh sebuah perusahaan, pertama-tama harus diketahui jumlah daya listrik yang dibutuhkan oleh seluruh peralatan dan mesin yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Berikut adalah contoh perhitungan untuk menentukan kapasitas genset yang diperlukan oleh sebuah perusahaan:
1. Langkah pertama adalah membuat daftar seluruh peralatan dan mesin yang digunakan oleh perusahaan. 

Misalnya:
• Mesin produksi A dengan daya 3.000 watt
• Mesin produksi B dengan daya 2.500 watt
• Mesin produksi C dengan daya 1.500 watt
• AC sentral dengan daya 5.000 watt
• Lampu penerangan dengan total daya 2.000 watt
• Komputer dan perangkat elektronik kantor dengan total daya 1.500 watt


2. Selanjutnya, hitung total daya listrik yang dibutuhkan oleh seluruh peralatan dan mesin tersebut dengan rumus:
Total daya listrik = daya mesin produksi A + daya mesin produksi B + daya mesin produksi C + daya AC sentral + daya lampu penerangan + daya komputer dan perangkat elektronik kantor Total daya listrik = 3.000 + 2.500 + 1.500 + 5.000 + 2.000 + 1.500 Total daya listrik = 15.500 watt


3. Setelah mengetahui total daya listrik yang dibutuhkan, tambahkan faktor keamanan sebesar 20-30% untuk menghindari kerusakan genset dan menjamin operasi yang stabil. Dalam contoh ini, kita akan menambahkan faktor keamanan sebesar 30% dari total daya listrik, sehingga:
Total daya listrik yang dibutuhkan dengan faktor keamanan = total daya listrik x (1 + faktor keamanan) Total daya listrik yang dibutuhkan dengan faktor keamanan = 15.500 x (1 + 0.30) Total daya listrik yang dibutuhkan dengan faktor keamanan = 20.150 watt


4. Terakhir, pilih genset dengan kapasitas yang lebih besar dari total daya listrik yang dibutuhkan dengan faktor keamanan. Misalnya, untuk contoh di atas, genset dengan kapasitas minimal 25.000 watt akan diperlukan untuk mengoperasikan seluruh peralatan dan mesin dengan aman dan stabil.