
Genset bensin merupakan salah satu sumber daya cadangan yang banyak digunakan baik di rumah tangga maupun usaha kecil. Namun, salah satu kekhawatiran terbesar pemilik genset adalah keharusan mengganti oli secara rutin agar mesin tetap awet. Terdapat beberapa trik yang bisa diterapkan agar genset bensin tetap tahan lama tanpa harus terlalu sering mengganti oli.
Langkah pertama adalah memilih oli yang tepat sejak awal. Gunakan oli mesin berkualitas tinggi yang memiliki aditif pelindung mesin dan tahan terhadap suhu tinggi. Oli sintetis biasanya lebih unggul dibanding oli mineral karena lebih stabil terhadap panas dan memiliki umur pakai lebih panjang. Dengan menggunakan oli berkualitas, frekuensi penggantian oli bisa ditekan tanpa mengorbankan perlindungan mesin.
Selanjutnya, penting untuk memastikan genset bekerja pada beban yang sesuai. Mengoperasikan genset terlalu ringan atau terlalu berat bisa mempercepat degradasi oli. Pastikan beban yang diberikan mendekati kapasitas ideal genset, yaitu sekitar 70-80% dari total daya maksimum. Operasi pada beban optimal tidak hanya membuat kerja mesin lebih efisien tetapi juga mengurangi pembentukan karbon dan panas berlebih.
Perawatan filter udara juga sangat penting. Filter udara yang bersih akan mencegah masuknya debu dan kotoran ke ruang pembakaran. Jika udara masuk tercemar, maka pembakaran tidak sempurna bisa terjadi, yang mempercepat kontaminasi oli. Bersihkan filter udara secara rutin, terutama jika genset digunakan di lingkungan berdebu atau terbuka.
Trik berikutnya adalah menjaga suhu operasional genset tetap stabil. Suhu mesin yang terlalu tinggi mempercepat kerusakan oli. Pastikan sistem pendingin bekerja baik, apakah itu kipas angin internal atau ventilasi di sekitar genset. Jangan mengoperasikan genset di ruang tertutup tanpa sirkulasi udara karena akan meningkatkan suhu kerja secara drastis.
Selain itu, lakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi oli. Periksa warna, kekentalan, dan bau dari oli mesin. Jika oli berubah warna menjadi hitam pekat atau berbau hangus, meskipun belum mencapai interval penggantian, sebaiknya tetap diganti. Ini merupakan tanda bahwa oli telah kehilangan sifat pelindungnya
.
Mengurangi waktu idle genset juga berperan penting. Jangan membiarkan genset menyala tanpa beban dalam waktu lama, karena ini justru menyebabkan pembakaran tidak sempurna dan mempercepat kerusakan oli. Hidupkan genset hanya ketika diperlukan, dan matikan segera setelah kebutuhan terpenuhi.
Dengan kombinasi oli yang tepat, perawatan rutin, serta penggunaan yang bijak, umur genset bensin dapat diperpanjang secara signifikan tanpa harus mengganti oli terlalu sering. Pemilik genset yang memahami karakteristik mesin dan cara kerjanya akan mendapatkan manfaat jangka panjang baik dari sisi biaya operasional maupun ketahanan alat.