
Penyebab Voltase Genset Naik Turun
Kerusakan pada komponen mesin di dalamnya menyebabkan tegangan genset kesulitan berfluktuasi dan menghasilkan output tegangan yang tidak stabil. Ini dapat terjadi sebagai akibat dari penggunaan yang salah atau keadaan eksternal lainnya. Untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada generator, yang terbaik adalah menyerahkan tugas ini kepada spesialis yang tepat.
Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sendiri, khususnya dalam keadaan darurat. Adapun cara memperbaiki voltase genset naik turun adalah:
1. Putaran Mesin Genset Tidak Stabil
Pengecekan putaran mesin genset merupakan langkah awal dalam menentukan masalah voltase yang tidak stabil. Para pengguna harus memperhatikan saat mesin dihidupkan, apakah timbul suara mesin yang tidak beraturan atau tidak.
Jika suara berosilasi, kemungkinan besar inilah yang menyebabkan voltase genset naik turun. Normalnya, kecepatan mesin generator adalah 3.200rpm, jika kurang dari angka ini, generator dalam bahaya atau dalam keadaan tidak normal.
2. Masalah Pada Governor
Governor adalah komponen di dalam genset yang mengatur aliran bahan bakar ke generator. Akibatnya, governor berpengaruh signifikan terhadap kinerja genset karena jika aliran bahan bakar tidak lancar maka genset tidak dapat beroperasi.
Governor akan menanggapi putaran mesin; jika mesin berputar perlahan, pengatur akan otomatis terbuka. Ini akan menyuntikkan sejumlah besar bahan bakar ke dalam mesin. Sebaliknya, putaran mesin yang berlebihan menyebabkan aliran bahan bakar berkurang.
3. Masalah Pada Generator
Jika sudah ditest mesinnya dan ternyata normal, maka langkah selanjutnya adalah memeriksa generator karena kerusakan pada komponen ini dapat menyebabkan voltase genset naik turun berubah-ubah atau tidak stabil.
Generator sendiri bertugas mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Akibatnya, jika komponen ini rusak, akan berpengaruh pada tegangan listrik yang dihasilkan.
4. Kerusakan Kabel
Periksa kabel output generator untuk memastikan tidak ada yang robek atau bocor. Saat kabel rusak, pastinya tegangan output menjadi tidak stabil.
5. Sambungan serta Terminal Kabel
Periksa setiap sambungan kabel, antara lain yang ada pada mesin genset, kabel governor, output kabel, genset, terminal kabel pada AVR, sambungan koil genset, dan lain-lain. Pastikan semua koneksi atau terminal kabel aman dan tidak longgar. Voltase genset naik turun juga bisa disebabkan oleh sambungan kabel atau terminal yang kendor.
6. Masalah Pada AVR Genset
Masalah di bagian AVR juga bisa menjadi sumber ketidakstabilan voltase genset. Seperti yang kita ketahui, AVR mengatur tegangan genset agar selalu stabil.
Anda bisa memulainya dengan mereset AVR untuk memastikan voltase tetap stabil dan tidak berubah-ubah. Jika settingan AVR sudah diubah tetapi voltase tetap tidak stabil, kemungkinan komponen ini rusak dan harus diganti.
Terlepas dari penyebab voltase genset naik turun, sebaiknya gunakan bahan bakar berkualitas tinggi yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Periksa juga suplai bahan bakar ke mesin untuk memastikan putaran mesin berjalan lancar dan normal.